- Nasional

Pererat Tali Persaudaraan, Sako SPN Gelar Silaturahim Syawal

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Jakarta (4/6). Masih dalam suasana Idul Fitri, Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara Sako SPN menggelar Silaturrohim Syawal 1443 H di Gedung Serbaguna Yayasan Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah, Koja, Jakarta Utara (1/6).

Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh Majelis Pembimbing Mabi dan Pimpinan Sako SPN Pinsako7 mulai dari tingkat daerah sampai tingkat nasional dengan rincian 50 peserta hadir secara luring dan hadir juga secara daring melalui 50 titik di 34 Provinsi melalui aplikasi teleconference zoom.

Dengan mengambil tema ‘Bangkit Bersama dan Berbakti Tanpa Henti’ merupakan sebuah sebuah semangat baru untuk memajukan 8 pengabdian LDII untuk bangsa yakni wawasan kebangsaaan, dakwah islam, pendidikan umum, ekonomi syariah, pertanian dan lingkungan hidup, kesehatan dan pengobatan herbal, informasi dan teknologi, serta energi baru terbarukan (EBT).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para Mabi dan Pinsako dengan tujuan memahami bagaimana peran, tugas pokok dan fungsi dari Sako SPN.

Ketua DPP LDII Edwin Sumiroza selaku Ketua Mabi Sako SPN dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sako SPN memiliki peran penting sebagai wadah untuk membina generasi penerus Indonesia.

“Saat ini situasi generasi penerus Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan. Peran Sako SPN adalah efektif menjalankan program latihan untuk mengantarkan generasi penerus yang memiliki 6 tobiat luhur yang mahir dalam menghadapi dunia baik secara kolektif maupun individu” ujarnya.

Selain itu, Edwin menyampaikan bahwa melalui penanaman sikap 6 thobiat luhur (jujur, amanah, rukun, kompak, mujhid muzhid dan kerjasama yang baik) yang diterapkan oleh Sako SPN, harapannya dapat menjadi modal untuk mencapai tri sukses generus yaitu alim-fakih, berakhlakul karimah dan mandiri.

“Dengan mengaplikasikan berbagai teori dan praktik pramuka, tentu akan memberikan hikmah bagi para generus untuk menghadapi berbagai tantangan dan menangkal isu-isu negatif di kalangan para remaja,” ucap Edwin.

Sejalan dengan Edwin, Ketua Pinsakonas Herlan Maulana Muhammad menyatakan bahwa Sako SPN dapat menjadi garda terdepan dari pembinaan generasi penerus Indonesia mulai dari tingkat siaga hingga penegak pandega.

“Sako SPN sebagai garda terdepan, operator sekaligus eksekutor perlu memberikan hasil maksimal sehingga dapat mencapai tri sukses dan memiliki enam tabiat luhur,” ucap Herlan.

Ia mengharapkan pembinaan generasi penerus melalui Sako SPN dapat terus berjalan sehingga dapat menghasilkan para generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.(FZ/Lines)

Social Media Share