- Berita Daerah

MUI Puji LDII Jakarta Utara Soal “Tansikul Harokah” 5 Sukses Ramadan

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

JAKARTA UTARA (29/4/2021). LDII Jakarta Utara helat Safari Ramadan di Masjid Syarif Hidayatullah, Koja, Jakarta Utara. Sekretaris MUI Jakarta Utara KH. M. Ali Fahmi yang menjadi penceramah, sangat mengapresiasi acara itu, terutama soal tansikul harakah 5 sukses Ramadan LDII. Safari Ramadan merupakan salah satu kegiatan majelis bulanan LDII Jakarta Utara yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, tidak menghalangi warga LDII Jakarta untuk beribadah. Acara ini dihelat secara luring dan daring dengan menjalankan protokol kesehatan. Di studio utama hadir 50 peserta, sementara di studio mini diikuti 38 majelis taklim dan musholah serta warga LDII yang mengikuti dari rumah masing-masing sekitar 3000-an orang.

Dalam ceramahnya, Sekretaris MUI Jakarta Utara KH. M. Ali Fahmi sangat mengapresiasi tansikul harakah 5 Sukses Ramadan LDII Jakarta Utara. “LDII dengan semangatnya, ada kesungguhan dari melaksanakan amaliyah Ramadan sampai tuntas. Saya menyambung iringan gendang yang disampaikan Pak Irfan Aduhya soal penyempurnaan puasa Ramadan apalagi soal gerakan tansikul harakah yang disampaikannya,” ujarnya.

Ia meminta, tadarus Al-Quran yang belum lancar supaya lancar, yang sudah lancar tambah lancar, baik bacaan yang hadroh maupun tartil. Lalu ia juga meminta agar menjaga lisan dengan baik karena golongan manusia yang dirindukan surga adalah orang yang menjaga lisan terutama di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Jakarta Utara Irfan Aduhya menyampaikan ada begitu banyak permasalahan yang harus diselesaikan bersama-sama. Pandemi Covid-19 membuat LDII harus melakukan penyesuaian agar kegiatan pengajian apalagi 5 Sukses Ramadan bisa berjalan.

“Sesuai Arahan DPP LDII, Kami berhasil mengintegrasikan, mengkonsolidasikan ide dan segala macam gerakan menjadi tansikul harokah atau gerak yang sama. Sehingga, meski dalam keadaan pandemi, 5 Sukses Ramadan pun dapat dijalankan dengan penyesuaian,” menurutnya.

Irfan Aduhya menyampaikan arahan DPP LDII agar 5 Sukses Ramadan, yaitu sukses puasa, sukses baca Al-Quran, suskes salat tarawih, sukses lailatul qodar, dan sukses zakat fitrah bisa dijalankan meski dalam keadaan pandemi secara praktis dan aplikatif.

“Kita beryuskur dan berharap bisa memparipurnakan ibadah puasa 30 hari ke depan. Arahan DPP LDII, secara praktek warga LDII digulirkan 5 Sukses Ramadan. Pertama bisa menyukseskan puasa secara paripurna. Misal sidang istbat menyatakan 29 hari, kita mengikuti apapun yang dirapatkan mui dan pemerintah,” ujarnya

Kedua, secara aplikatif warga LDII turut menyukseskan tadarus quran dalam rangka peningkatan amalan. Tiap malam baik secara daring maupun luring, warga LDII selama bulan puasa rutin menjalankan tadarus bersama. Harapannya mereka bisa mengkhatamkan bacaan alquran.

“Terkadang perlu ada motivasi, semangat, dan niat untuk mencapainya. Ada yang sudah lancar tapi belum paripurna, ada pula yang khatam. Ketiga, begitu juga shalat tarawihnya. Tiap warga LDII juga diharapkan bisa suskes melaksanakan sholat tarawih. Ini menjadi tantangan dikala pandemi masih berlangsung,” ujarnya.

Keempat soal malam lailatul qodar, bagaimana bisa mengaplikasikannya? Irfan Aduhya menyatakan terkait kondisi pandemi yang perlu disikapi dengan baik, itikaf dalam mencari malam lailatul qodar di masjid kini dibatasi.

“Dulu kegiatan dijadwalkan sampai sepertiga malam . Jam dua malam disemangati dengan tausiah. kini keinginan kita mencapai lailatul qodar agar dilakukan di rumah masing-masing dan apabila di masjid, harus dibatasi dan dilaksanakan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Terakhir, warga LDII bisa meningkatkan infaq dan sedekah, kemudian ditutup dengan zakat fitrah. Irfan Aduhya mengarahkan amil-amil yang ada di tiap majelis taklim LDII Jakarta Utara melakukan sensus untuk menyukseskan zakat fitrah. Irfan Aduhya berharap, warga LDII ikut andil dalam menyiarkan agama Islam di Jakarta Utara lewat 5 Sukses Ramadan. Bersama MUI Kota Jakarta Utara hingga tingkat kecamatan dan kelurahan ikut andil dalam memakmurkan masjid dan menyiarkan Islam menjadi rahmatan lil alamin dalam kesamaan gerak alias tansikul harokah. Acara pun ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Kecamatan, Koja Jakarta Utara KH. Ahmad Gozali dan foto bersama. (Sbr/KIM)

 

 

Social Media Share