- Seputar Pesantren

Cara LDII Kalbar Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan pada Santri

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Mempawah (20/6). Ketua DPW LDII Kalimantan Barat (Kalbar), Susanto, mengungkapkan persoalan kerusakan lingkungan tidak boleh dianggap remeh, karena dapat memberikan ancaman serius bagi manusia.

“Jika manusia semakin tidak peduli dengan kelestarian alam, maka wajar, jika alam tidak ramah pada manusia,” ujarnya di depan para santri di Pondok Pesantren Riyadus Shalihin, Mempawah, Kalimantan Barat, pada Jumat (17/6/2022).

Untuk itu, menurutnya, dalam upaya memperbaiki dan melestarian alam, diperlukan peran semua pihak melalui kesadaran kolektif. “Termasuk, dimulai dari para santri, sebagai generasi masa depan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, santri diajak terlibat langsung dalam kegiatan penanaman pohon di lingkungan pesantren. Ratusan bibit pohon berhasil ditanam diantaranya, pucuk merah, palem, sepatu dea, ketapang kencana, trembesi dan beberapa jenis bunga lainnya.

Susanto menambahkan, dalam membangun kesadaran kolektif, bukan hal mudah, dan perlu konsistensi dan keseriusan.

“Alhamdulillah karena diniati ibadah maka pengabdian di bidang lingkungan akan terus kami lakukan. Semoga ini juga menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” ungkap Susanto.

Selain itu, LDII akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik secara pribadi, komunitas maupun lembaga pemerintah atau swasta.

“Prinsip yang ada di kami (LDII), akan tetap bekerja sama dengan pihak lain. Karena ayatnya kita semua agar saling ta’awun atau kerja sama dalam hal yang baik,” imbuhnya.

Pimpinan Ponpes Riyadus Shalihin, Ustaz Matjuri mengaku bangga dan berterima kasih. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LDII Kalbar. Bak gayung bersambut, begitu cerita beberapa waktu lalu langsung direalisasikan hari ini,” ujarnya

Dijelaskan, lembaga yang dipimpinnya insya Allah dalam waktu dekat akan mengikuti proses akreditasi, dan salah satunya, aspek lingkungan menjadi perhatian.

“Bantuan pohon ini sangat membantu kami, karena lembaga ini akan mengikuti akreditasi dan lingkungan menjadi salah satu penilaian,” terang Matjuri.

Ulama yang juga pengurus Komisi Dakwah MUI Mempawah ini juga mendukung upaya LDII dalam menanamkan karakter peduli lingkungan bagi para santri, “Karena ini bagian dari wujud pelaksanaan perintah agama. Islam mengajarkan untuk merawat dan bukan merusak lingkungan,” katanya.

Social Media Share